Cara Merancang Rumah Anti Panas yang Cocok di Indonesia

============================
Halo Sobat WG!

Cuaca yang panas adalah salah satu hal yang dihadapi oleh kita yang tinggal di area tropis khususnya di Indonesia. Merancang rumah anti panas di Indonesia adalah langkah yang penting untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan efisien energi. Berikut adalah beberapa tips untuk merancang rumah anti panas yang cocok untuk iklim tropis di Indonesia:

1. Orientasi Bangunan dan Pencahayaan Alami
Desainlah rumah dengan orientasi yang tepat, yaitu memaksimalkan pencahayaan alami dan mengurangi paparan langsung terhadap sinar matahari di siang hari. Serta dengan menggunakan jendela besar dan ventilasi silang untuk meningkatkan aliran udara. Pilihlah jendela dengan kaca berlapis atau menggunakan penutup jendela yang dapat mengurangi panas dari sinar matahari langsung.

2. Membuat Void Bangunan
Mungkin void masih terdengar asing ditelinga kita, namun mudahnya void adalah ruang kosong yang terletak dilantai dasar dengan lantai diatasnya. Biasanya void ini terdapat pada bangunan 2 lantai namun tidak menutup kemungkinan kalau bangunan 1 lantai juga memiliki void, dengan catatan bangunan tersebut memiliki plafond rumah yang tinggi atau dengan menggunakan konsep mezzanine. Void ini merupakan cara yang efektif untuk menyerap panas di dalam rumah dikarenakan udara panas akan terpecah dan dialirkan lagi ke atas bangunan.

3. Material Bangunan yang Tepat
Pilihlah material atap yang dapat memantulkan panas, seperti genteng yang dilapisi cat berwarna cerah atau menggunakan atap metal reflektif dan juga dengan menggunakan material dinding yang memiliki isolasi termal yang baik, seperti bata ringan atau bahan isolasi untuk membantu menjaga suhu dalam ruangan.

4. Ventilasi yang Efektif
Desainlah rumah dengan perhatian pada ventilasi silang untuk memungkinkan aliran udara yang baik. Hal ini membantu mengeluarkan udara panas dan memasukkan udara segar. Tak hanya itu, dengan membuat taman dalam ruangan (atrium) atau halaman dalam (courtyard) yang memungkinkan aliran udara dan memberikan kesan sejuk di dalam rumah.

5. Pencahayaan dan Penghijauan
Penggunaan tanaman seperti pepohonan atau tanaman hijau yang bisa memberikan teduh di sekitar rumah untuk mengurangi panas yang diserap oleh tanah atau material bangunan dan dengan penggunaan pencahayaan buatan yang efisien, seperti lampu LED.

6. Kolam Renang atau Sistem Pendinginan Alam:
Memiliki kolam renang atau sistem air dapat memberikan kesan sejuk dan membantu menurunkan suhu di sekitar rumah.

7. Penggunaan Material dan Teknologi Hemat Energi
Dengan penggunaan peralatan rumah tangga yang hemat energi, seperti pendingin udara (AC) dengan rating energi yang baik serta pertimbangan penggunaan energi terbarukan, seperti panel surya, untuk memanfaatkan sumber energi yang ramah lingkungan.

Merancang rumah anti panas di Indonesia melibatkan berbagai faktor, termasuk desain arsitektur, material, penggunaan energi, dan pencahayaan alami. Dengan memperhatikan elemen-elemen tersebut, Sobat WG dapat menciptakan lingkungan hunian yang nyaman, efisien energi dan sesuai dengan iklim tropis di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

About Me

WG Property is a growing trusted real estate developer in the heart of Bandung city, West Java.

Focussing on residential and business industrial spaces, WG Property has developed many projects and all of those are the local hits.

Recent Posts

Follow Us